Jalan lintasi Medan-Singkil, persisnya di teritori Lae Pondom, tepian Kabupaten Dairi dan Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), ambles. Sekarang lebar tubuh jalan di lokasi itu tinggal 1/2.
Kasat Lalu Polres Dairi AKP Henry Palona Bangun menjelaskan kejadian amblesnya jalan nasional itu terjadi pada Kamis (5/6) sore. Tidak ada korban jiwa karena amblesnya jalan itu.
“Ambles awal hari Kamis sore tanggal 5 Juni 2025, tidak ada korban,” kata AKP Henry saat dikontak, Sabtu (7/6/2025).
Selanjutnya, kata Hendry, arus lalu lintas sebelumnya sempat putus keseluruhan sampai Jumat (6/6) jam 18.30 WIB. Kemudian, teritori itu telah bisa dilewati lagi dengan mengaplikasikan mekanisme membuka tutup.
“Semenjak tanggal 6 Juni 2025 kira-kira jam 18.30 WIB dan sampai sekarang jalan bisa dilewati langkah membuka tutup,” katanya.
Henry menjelaskan untuk pengendara yang ingin menghindar dari jalan ambles itu, dapat melalui lajur alternative. Adapun lajur alternative itu lewat teritori Silalahi, Kecamatan Silahisabungan.
“Lajur alternative ketika longsor lewat Tongging-Silalahi,” katanya.